Memecoin yang Ramai di X: Mengapa Mayoritas Berakhir Nol dan Cara Mengecek Hype-nya
Yang dipamerkan di media sosial hanyalah token yang naik. Ribuan token lain yang jatuh ke nol tidak pernah diunggah siapa pun. Inilah yang disebut bias penyintas: kita hanya melihat pemenang, lalu mengira menang itu hal biasa.
Timeline X sering penuh tangkapan layar keuntungan dari memecoin, apalagi yang memakai nama "Grok" atau label bot AI. Pertanyaannya sederhana: apakah ramainya pembicaraan itu tanda peluang, atau justru tanda Anda datang terlambat? Berdasarkan data riset terbaru, peluang menang di memecoin baru jauh lebih kecil daripada kesan yang muncul di media sosial. Artikel ini merangkum angkanya dan cara memeriksa klaim yang beredar. Isinya bukan saran investasi.
Yang terlihat di X belum tentu gambaran sebenarnya
Yang dipamerkan di media sosial hanyalah token yang naik. Ribuan token lain yang jatuh ke nol tidak pernah diunggah siapa pun. Inilah yang disebut bias penyintas: kita hanya melihat pemenang, lalu mengira menang itu hal biasa.
Beberapa studi memberi gambaran yang jauh lebih suram:
| Sumber | Temuan utama |
|---|---|
| Solidus Labs (Mei 2025) | Sekitar 98,6% token yang diluncurkan di Pump.fun menunjukkan ciri rug pull atau skema pump-and-dump. Dari sekitar 7 juta token, hanya sekitar 97.000 yang bertahan dengan likuiditas minimal US$1.000. |
| Solidus Labs, Raydium | Sekitar 93% dari 361.000 pool likuiditas menunjukkan ciri soft rug pull, dengan nilai tengah sekitar US$2.800 per kasus. |
| CoinGecko (Juni 2026) | Sekitar 68,67% token Pump.fun sejak Januari 2024 berhenti diperdagangkan dalam 24 jam pertama. Lebih dari 80% gagal dalam dua hari, dan hanya sekitar 4,55% yang masih diperdagangkan setelah 90 hari. |
Catatan penting: angka CoinGecko hanya menghitung transaksi di tahap awal (bonding curve) dan tidak mencakup token yang sudah "lulus" ke bursa terdesentralisasi seperti Raydium. Selain itu, label "rug pull" dari Solidus Labs adalah klasifikasi perilaku, bukan putusan hukum untuk setiap token. Meski begitu, arah datanya konsisten: sebagian besar token baru tidak bertahan lama.
Laporan lain menyebut persentase token yang berhasil lulus ke bursa terus menyusut, dari sekitar 0,75% pada pertengahan 2025 menjadi sekitar 0,26% pada Juni 2026. Angka ini berasal dari kompilasi pihak ketiga, jadi sebaiknya dibaca sebagai gambaran kasar.
Soal nama "Grok": tidak ada token resmi
Grok adalah chatbot AI buatan xAI, perusahaan Elon Musk. Hingga kini tidak ada koin kripto resmi dari Musk maupun xAI. Token yang memakai nama Grok dibuat pihak independen dan tidak berafiliasi dengan xAI.
Contoh paling terkenal adalah token GROK di jaringan Ethereum yang muncul pada November 2023, bertepatan dengan peluncuran chatbotnya. Menurut laporan Cointelegraph, harganya melonjak sekitar 33.650% dalam sepekan, lalu anjlok sekitar 74% setelah penyelidik on-chain ZachXBT menuduh akun media sosial token itu didaur ulang dari proyek yang disebutnya penipuan. Contoh ini menunjukkan pola yang berulang: kemiripan nama dengan produk terkenal sudah cukup untuk memicu ramai-ramai membeli, padahal tidak ada hubungan resmi apa pun.
Sebagian trader juga memakai Grok untuk membaca sentimen di X. Para pengulas mengingatkan hasilnya tidak selalu akurat, dan sentimen sendiri bisa dimanipulasi lewat akun-akun yang sengaja menggiring percakapan. Jadi sinyal dari "bot Grok" atau akun yang mengaku bot sebaiknya diperlakukan sebagai klaim yang belum terverifikasi.
Mengapa Anda biasanya sudah terlambat
- Sniper bot masuk lebih dulu. Program otomatis membeli dalam hitungan detik setelah token dibuat, jauh sebelum pembicaraan ramai di X.
- Pemilik awal bisa menjual ke pembeli yang datang belakangan. Dalam istilah kripto, pembeli itu disebut exit liquidity.
- Peluncuran terbundel. Dompet yang saling terhubung bisa memborong token saat peluncuran, sehingga kepemilikan tampak tersebar padahal dikuasai segelintir pihak.
- Slippage dan penurunan mendadak. Harga bisa jatuh puluhan persen dalam hitungan menit, sehingga batas rugi seperti "stop loss" tidak selalu tereksekusi di angka yang direncanakan.
Daftar periksa sebelum percaya hype
- Cek siapa pembuatnya. Apakah akun resmi proyek punya riwayat yang jelas, atau baru dibuat dan mengganti nama?
- Cek konsentrasi pemegang token. Jika beberapa dompet menguasai porsi besar, risiko dijual serentak tinggi.
- Cek likuiditas. Likuiditas kecil berarti satu penjualan besar bisa menghancurkan harga.
- Verifikasi klaim afiliasi. Jika sebuah token mengaku terkait tokoh atau perusahaan terkenal, cari pengumuman resmi di situs atau akun terverifikasi perusahaan itu.
- Waspadai tekanan waktu. Kalimat seperti "beli sebelum terlambat" adalah tanda bahaya, bukan alasan.
Keamanan di ponsel: bagian yang sering diabaikan
Banyak orang mengikuti memecoin lewat HP, dan di sinilah penipuan paling sering terjadi.
- Jangan menghubungkan dompet kripto ke situs yang tautannya datang dari balasan atau pesan langsung yang tidak Anda minta.
- Unduh aplikasi dompet hanya dari toko aplikasi resmi dan periksa nama pengembangnya, karena aplikasi tiruan sering muncul.
- Jangan pernah membagikan frasa pemulihan (seed phrase) kepada siapa pun, termasuk yang mengaku admin atau dukungan pelanggan.
- Pisahkan dompet berisi dana kecil untuk bereksperimen dari dompet utama Anda.
Kesimpulan: layak diikuti atau tidak?
Memecoin baru lebih mirip permainan berisiko sangat tinggi daripada investasi. Data menunjukkan sebagian besar token gagal cepat, sementara cerita sukses yang ramai di X cenderung hasil seleksi. Bagi yang tetap ingin mencoba, prinsip yang paling masuk akal adalah memakai dana yang siap hilang seluruhnya, misalnya porsi kecil dari uang yang tidak Anda perlukan, dan tidak mengambil keputusan hanya karena sebuah unggahan sedang ramai. Di Indonesia, gunakan platform yang terdaftar resmi dan pelajari dulu kewajiban pajak serta risikonya sebelum menaruh uang.
Catatan redaksi: artikel ini disusun dari laporan riset dan media yang tercantum di bawah. Kami tidak menguji perdagangan memecoin secara langsung dan tidak memberikan rekomendasi membeli atau menjual aset apa pun. Angka dapat berubah seiring pembaruan data.
Sumber:
https://hotfix.coindesk.com/business/2025/05/07/98-of-tokens-on-pump-fun-have-been-rug-pulls-or-an-act-of-fraud-new-report-says
https://thedefiant.io/news/defi/alarming-99-of-memecoin-launches-on-pumpfun-are-pump-and-dumps-or-rug-pulls-report
https://blockchain.news/news/pump-fun-memecoins-lifespan-study
https://yellow.com/news/can-pumpfun-survive-token-failure-market
https://hackernoon.com/bubblemaps-rebuilds-its-platform-to-screen-out-rug-pulls-before-traders-ever-see-the-token
https://cointelegraph.com/news/elon-musk-ai-memecoin-grok-falls-creator-scam-claim
https://cryptoslate.com/known-scammer-linked-to-memecoin-named-after-musks-grok-chatbot-token-dumps/
https://koinly.io/blog/grok-coin/
Sumber: https://cryptoslate.com/known-scammer-linked-to-memecoin-named-after-musks-grok-chatbot-token-dumps/